Sunday, September 21, 2014

Site Search

Pembelajaran Menulis Sastra Berbasis Produk

Dunia sastra adalah dunia yang indah. Dunia yang mencoba memotret setiap kejadian di alam raya dengan menebarkan aroma hikmah yang terserak, yang kadang tak terbaca oleh kita. Mengapa tidak kita kenalkan dunia yang indah itu pada murid-murid kita? Saya yakin, dengan mengenalkan mereka pada dunia sastra, daya kreativitas siswa-siswa kita dalam menulis sastra bisa tertantang. Kepekaan mereka dalam kehidupan juga bisa teruji secara apik lewat kemasan sastra.

Apalagi jika Anda sebagai guru Bahasa Indonesia mempunyai karya sendiri yang bisa dijadikan contoh bagi murid-murid Anda, wah itu lebih luar biasa lagi. Anda tidak hanya berkutat pada teori apa itu cerpen, roman, novel, puisi tetapi Anda sudah mengajak siswa untuk merambah ke ranah produk. Siswa tidak hanya membaca dan menikmati karya sastra tetapi mereka juga bisa membuatnya.

Lalu, bagaimana caranya? Pembelajaran menulis sastra berbasis produk adalah pembelajaran yang bukan hanya menjejalkan aneka teori tentang karya sastra terhadap siswa tetapi lebih menekankan pada ranah produk dan proses kreativitas siwa dalam menulis. Anda bisa mengenalkan pada siswa tentang proses-proses kreativitas sastrawan dalam menulis. Di sini, Anda bisa menjelaskan apa saja yang perlu dilakukan siswa pada tahap sebelum menulis, saat menulis, dan setelah menulis.

Buku-buku sastra yang sedang banyak peminatnya saat ini juga bisa menjadi rujukan untuk merangsang minat siswa dalam menulis sastra. Pola pendekatan masalah juga bisa digunakan oleh para guru dalam menggiatkan siswa untuk menulis sastra. Misalnya, mereka bisa menulis apa yang sedang berkecamuk di dalam otaknya untuk diungkapkan melalui tulisan sastra. Bisa dimulai melalui bentuk yang sederhana terlebih dahulu yaitu puisi.

Jadi, menulis sastra bisa menjadi terapi psikologis yang murah. Hal ini dikarenakan kelegaan yang dirasa saat semua kegelisahan tertumpah dalam sebuah karya. Hal yang paling penting saat membelajarkan menulis sastra adalah guru menyajikan contoh-contoh karya sastra yang bermutu, bisa yang mempunyai nilai sastra tinggi, bisa juga yang populer.

 

Rialita Fithra Asmara, S.Pd*

Guru Bahasa dan Sastra Indonesia

MAN Tambakberas Jombang


2 Comments

  1. Comments  nindha   |  Sunday, 19 February 2012 at 6:14 am

    .assalamualaikum ibbu realitta………..akku ngefans lo sama ibbu..soalnya ibbu canttik bangett..dari ank 11bhsa2..

  2. Comments  raka mahardhika   |  Thursday, 05 December 2013 at 4:52 pm

    Q juga nge fans bgt bu..

Leave a Reply